Tim Pkm-rsh Fh Unhas Raih Medali Setara Perunggu Pada Pimnas Ke-38 Tahun 2025

Tim PKM-RSH FH Unhas Raih Medali Setara Perunggu pada PIMNAS ke-38 Tahun 2025

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas) dalam ajang ilmiah tingkat nasional. Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) yang diketuai Muh. Harjuna Zalbabil (B011221040) berhasil meraih Juara III atau setara medali perunggu pada kategori Poster PKM-RSH Kelas 2 dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 Tahun 2025 yang diselenggarakan di Universitas Hasanuddin, Makassar, dengan penganugerahan penghargaan pada Kamis, 27 November 2025.

Tim tersebut beranggotakan lima mahasiswa Universitas Hasanuddin, yakni Muh. Harjuna Zalbabil (B011221040) sebagai ketua tim, Muhammad Ali Islam Bahmi (B011221095), Miftahul Jannah (B011221370), Nailatul Ilmi Zuhry (B021221149), dan Andi Aisyahrani Putri (C021231003), dengan pendampingan dosen Fakultas Hukum Unhas, Eka Merdekawati Djafar, S.H., M.H.

Prestasi tersebut diraih melalui karya penelitian berjudul “Life Traps: Menguak Faktor Kriminogen Peredaran Gelap Narkoba oleh Drug Dealers di Kota Makassar Ditilik dari Kegagalan Perkembangan Psikososial.”

Penelitian yang diangkat tim tersebut berfokus pada persoalan peredaran gelap narkoba di Kota Makassar dengan menempatkan aspek perkembangan psikososial sebagai pendekatan untuk mengkaji faktor-faktor kriminogen yang berkaitan dengan keterlibatan individu dalam aktivitas peredaran narkoba.

Melalui pendekatan riset sosial humaniora, kajian ini menghubungkan perspektif kriminologi dan psikologi untuk memahami persoalan kejahatan narkotika secara lebih komprehensif. Pemilihan topik tersebut mencerminkan perhatian mahasiswa terhadap persoalan hukum dan sosial yang memiliki relevansi dengan upaya pencegahan serta penanggulangan peredaran gelap narkoba.

Keberhasilan tim meraih medali setara perunggu menjadi pencapaian penting bagi FH Unhas, mengingat PIMNAS merupakan ajang kompetisi ilmiah mahasiswa tingkat nasional yang mempertemukan karya-karya terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

PIMNAS ke-38 Tahun 2025 diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, dengan Universitas Hasanuddin sebagai tuan rumah.

Mengusung tema “Transformasi Mahasiswa Indonesia Menjadi Generasi yang Unggul, Inovatif, Kolaboratif, Berkarakter, dan Berdampak”, kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan riset, kreativitas, inovasi, dan kontribusi ilmiah dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Berdasarkan publikasi resmi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, PIMNAS 2025 merupakan puncak seleksi dari 33.093 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diajukan secara nasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.590 proposal memperoleh pendanaan dan 420 judul berhasil melaju sebagai finalis PIMNAS ke-38.

Universitas Hasanuddin sendiri berhasil meloloskan 20 tim ke ajang tersebut, termasuk lima tim pada bidang PKM Riset Sosial Humaniora. Dalam kompetisi yang berlangsung di kampusnya sendiri, Unhas mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih 15 medali emas, sembilan medali perak, dan tiga medali perunggu, sekaligus mempertahankan gelar Juara Umum PIMNAS serta Piala Adikarta Kertawidya.

Dalam daftar pemenang resmi yang dipublikasikan Universitas Hasanuddin, tim yang diketuai Muh. Harjuna Zalbabil tercatat sebagai peraih Juara III pada penilaian poster PKM-RSH Kelas 2. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa FH Unhas terhadap keberhasilan universitas mempertahankan gelar juara umum pada kompetisi ilmiah nasional tersebut.

Capaian ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam pengembangan penelitian mahasiswa. Melalui perpaduan pendekatan hukum, kriminologi, dan psikologi, tim mampu mengangkat persoalan sosial yang kompleks menjadi objek kajian ilmiah yang memperoleh pengakuan pada kompetisi tingkat nasional.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran pendampingan akademik dosen dalam mendukung pengembangan kemampuan riset mahasiswa. Keterlibatan Eka Merdekawati Djafar, S.H., M.H., sebagai dosen pendamping menjadi bagian dari proses pembinaan yang memperkuat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan kompetisi ilmiah.

Prestasi ini sekaligus menambah catatan capaian akademik mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin serta menunjukkan bahwa mahasiswa FH Unhas memiliki kemampuan untuk berkompetisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya pada kajian hukum yang bersinggungan dengan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.

Keberhasilan tim PKM-RSH tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan budaya riset, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pencapaian ini, Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin kembali menunjukkan kontribusi mahasiswanya dalam mengharumkan nama almamater, sekaligus memperkuat tradisi akademik yang unggul, inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebermanfaatan ilmu pengetahuan bagi masyarakat.